Wednesday, August 20, 2014

DKNY Be Delicious for Women

Merk : Donna Karan New York (DKNY)
Nama Parfum : Be Delicious for Women
Volume : 100 ml, EDP
Price : Rp. 720.000,- (ini harga per bulan Juli 2014)
Kategori : Floral - Fruity



Pertama kali memutuskan beli parfum ini lewat konsultasi sama pemilik toko Parfum di Jakarta, Bang Donny. saya lagi butuh wangi yang segar, kalo dipake makin lama wanginya makin enak n cocok untuk orang yang cepat berkeringat. Pas buat kegiatan outdoor maupun indoor, coz kegiatanku gak melulu di kantor. Saya juga aktif ngisi waktu dengan kegiatan-kegiatan di gereja atau sekedar hang out dengan sahabat kalo ada waktu senggang.

Dari sekian banyak parfum yang ditawarkan Bang Donny, akhirnya saya milih DKNY Be Delicious Women. Packagingnya cantik banget n memang kesan fresh langsung terlihat dari botol parfumnya. Eh iya, pas saya pesan parfum ini gak sempat snif-snif dulu. Orang saya di kampung n tokonya di Jekardah sana jadi modalnya ya referensi bang Donny aja.
nih parfumku, dusnya nggak kufoto.
Foto kurang bagus dengan kamera 5Mp hehehe


Begitu pesanan udah di tangan, saya semprot ke lengan kiri, top notesnya segar n lembut. Menurutku malah sangat lembut. Wangi floral yang fresh, seperti wangi apel segar, ya sesuai dengan tampilannya yang memang didesain menyerupai apel hijau. Setelah pemakaian sekitar sejam an  middle note-nya lebih menguat tapi tetap lembut, bingung juga cara menjelaskannya (gak terlalu ngerti masalah parfum hehehe). Tetap fresh juga wanginya n kayak ada musk-nya gitu tapi nggak terlalu kuat. Middle note nya ini familiar banget di hidungku, mungkin pernah smell orang yang pake wangi kayak gini, menurutku ada mirip-miripnya sama The Bodyshop White Lily yang pernah kupake waktu kuliah, tapi ini lebih lembut, kayaknya juga banyak versi refill nya yang bibit-bibit gitu deh hihihi. Jd wanginya terkesan agak pasaran buatku.

Daya tahan parfum ini sekitar 6-8 jam. Sedang lah, kalo di badanku sampai pulang kerja masih ada wanginya tapi udah samar-samar. Benar sesuai dengan kriteria parfum yang kupesan di Bang Donny, semakin lama dipake semakin enak wanginya. Cocoknya emang dipake siang n lebih pas lagi untuk kegiatan outdoor karena wanginya fresh walaupun untuk indoor pun oke aja. Saya sering pake ke kantor. Kesan yang diberikan parfum ini segar kayak baru habis mandi n rambut masih basah-basah. Menurutku cocok buat cewek yang rada tomboy n casual.

Tertarik?

Jejak Kupu-Kupu - Agnes Jessica

JUDUL BUKU : Jejak Kupu-Kupu
PENULIS :  Agnes Jessica
PENERBIT 
TEBAL : 480 halaman
êê

SINOPSIS : 
Alissa adalah anak orang kaya yang terbiasa hidup serba ada. Perangainya kasar dan nggak bisa diatur, semaunya sendiri. Dia sering ngumpul bersama teman-teman satu gank-nya sampai larut malam. Orang tuanya sampai kehabisan akal menghadapi sang anak.

Sesuatu yang tak terduga oleh Alissa terjadi, orang tuanya meninggal tiba-tiba karena kecelakaan dan meninggalkan surat wasiat yang mengatakan bahwa Alissa akan mendapatkan warisannya apabila umurnya 21 tahun dan kuliahnya selesai. Rumah pun disita dan Alissa harus tinggal di panti asuhan.

Di Panti Asuhan, Alissa pontang panting menyesuaikan diri dengan anak-anak yang begitu merepotkan, belum lagi Danu yang mengurus panti asuhan begitu menyebalkan Alissa. Namun ternyata di Panti Asuhan inilah ia dibentuk menjadi pribadi yang berbeda, seperti proses metamorfosis kepompong yang harus berjuang keras untuk menjadi kupu-kupu yang cantik.

Ketika keberhasilan diraihnya, sesuatu yang tidak terduga Alissa terjadi dan jelas itu membuatnya shock berat. Perlu waktu dan kebesaran hati untuk menerima kenyataan di hadapannya.


Kelihatan banget dari novel ini kalau penulis ingin membuat ending yang tidak terduga, tapi menurutku nggak berhasil, endingnya sangat mudah ditebak, bagian yang sepertinya surprise di bab-bab akhir bahkan sudah ketebak di awal cerita. Ceritanya pun sangat biasa, Alissa sebagai tokoh utama digambarkan perfect. Sepertinya satu-satunya orang yang menarik perhatian para pria, hampir semua laki-laki yang bergaul dengannya jatuh cinta pada Alissa, Alissa pun digambarkan hanya mencintai satu orang seumur hidupnya, tidak bisa berpaling ke cinta yang lain. Begitu pula dengan sang pria, walaupun sudah bertunangan dan menikah dia hanya mencintai Alissa seumur hidupnya. Ini seperti menjadi andalan Agnes Jessica dalam menggambarkan tokoh utamanya. Tidak terlalu buruk sebenarnya ceritanya untuk mengisi sekedar waktu luang dan mendapat beberapa pelajaran moral. Bolehlah nilai 6 :-)

Thursday, August 14, 2014

Bunga Yang Terbuang (Agnes Jessica)

JUDUL BUKU : Bunga Yang Terbuang
PENULIS : Agnes Jessica
PENERBIT : Vania Books
TEBAL : 222 Halaman
êê

SINOPSIS :

Ditemukan di sebuah tempat sampah ketika ia masih bayi, Bunga dibesarkan oleh seorang pemulung juga di lingkungan pemulung. Sampai usianya menginjak 19, ia tidak pernah mengenal dan belum pernah mengecap kasih sayang dari orang tua kandungnya. Benaknya pun dipenuhi berbagai pertanyaan siapa, mengapa dan dimana orang tua dan keluarganya.

Bunga sering mengisi waktunya dengan duduk-duduk memandangi dan mengagumi seorang pria gedongan, yang kemudian diketahuinya bernama Ardi. Tanpa disangkanya, Ardi mengajaknya menikah dan tentu saja ia menerimanya dengan senang hati. Tentu saja ia lebih memilih menikah dengan Ardi yang tampan dibandingkan menjadi istri keenam Pak Udin yang tua itu.

Pernikahannya ternyata tidak seindah yang dibayangkan. Mertua dan saudara-saudara iparnya membencinya dan selalu memandangnya rendah. Suaminya pun seperti tidak menganggapnya ada, belakangan ia mengetahui bahwa Ardi menikahinya bukan karena cinta tapi karena ada maksud lain. Ia pun memutuskan untuk meninggalkan rumah itu.

Kejadian yang tak disangkanya terjadi, Ia dipertemukan dengan kakeknya dan hidupnya berubah 180 derajat. Bunga yang tadinya gadis pemulung yang polos, kumal dan bodoh berubah menjadi Diana yang terpelajar, modis, kaya dan cerdas. Nasib ternyata masih kembali mempertemukannya dengan Ardi yang kemudian menjadi rekan kerjanya.

Novel ini adalah buku pertama karangan Agnes Jessica. Alur ceritanya persis kisah-kisah sinetron FTV. Beberapa kejadian terkesan "sinetron banget" seperti yang dulunya miskin dan nggak dianggap tiba-tiba jadi orang kaya yang keren dan pintar, kemudian tokoh-tokoh antagonis yang tak berperasaan dan lebih banyak ditemukan di sinetron ketimbang dalam kehidupan nyata. Mungkin juga sudah pernah di film kan, hanya saja gw jarang banget nonton TV apalagi sinetron. Seperti kebanyakan novel-novel Agnes Jessica, novel ini temanya masih romansa percintaan yang kompleks dengan berbagai konflik keluarga dan lainnya. Endingnya pun masih seperti biasa "happy ending" tapi mudah ditebakUntuk selera gw, novel ini boleh dapat nilai 6. Cukup menarik sih untuk ngisi waktu luang tapi penggunaan bahasanya gw kurang suka, gimana gitu ya... hehehe... tapi ya selera orang kan beda-beda... Lagian ini kayaknya termasuk novel-novel lama Agnes Jessica, kalo liat novel-novel nya yang sekarang sepertinya tata bahasanya lebih menarik kok ketimbang yang dulu.

Tuesday, August 12, 2014

Debu Bintang (Agnes Jessica)

JUDUL BUKU : Debu Bintang
PENULIS :  Agnes Jessica
PENERBIT : Vania Books
TEBAL : 144 halaman
êêê

SINOPSIS : 
Danielle (Dani) adalah seorang Sarjana Psikologi yang mengalami banyak kejadian tak menyenangkan secara beruntun. Diputuskan oleh calon suaminya kurang dari dua minggu menjelang hari pernikahan mereka, dipecat secara tiba-tiba dari sekolah tempat ia mengajar, dan sehari sebelumnya orang tuanya berniat ke Afrika dan menjual rumah tempat mereka tinggal. Lengkaplah sudah! Seorang pengangguran yang gagal menikah dan terancam tidak punya tempat tinggal.

Di tengah kegalauan Dani, kakaknya, Julianne menawarkan solusi untuk bekerja pada sebuah keluarga yang membutuhkan guru private sekaligus pengasuh untuk 5 orang anak bermasalah, dengan gaji jauh lebih besar dari gajinya sebagai guru BP. Dengan pertimbangan tak punya tempat tinggal untuk dirinya, Anna (anak asuhnya) dan Ed (anjingnya), akhirnya Dani menerima tawaran kakaknya.

Penghasilan besar pasti menuntut tanggung jawab besar, benar saja 5 anak dalam keluarga ini begitu sulit ditaklukkannya, wajar saja kalau pengasuh2 sebelum Dani tidak ada yang betah lebih dari seminggu. Belum lagi Belinda, sang ibu, pergi tanpa sebab yang jelas dan meninggalkan keluarga tersebut porak poranda, apalagi Hanson, sang ayah tidak begitu dekat dengan anak-anak mereka karena kesibukannya dengan pekerjaan dan pacarnya, Jemima.

Masalah tidak berhenti sampai disitu, Dani terpaksa harus menikah dengan Hanson yang begitu menyebalkan dan selalu memandangnya dengan tatapan merendahkan!

Membaca beberapa bagian dari buku ini mengingatkan gw pada salah satu film favourite gw Nanny Mc Phee. Beberapa bagian ada yang sama dengan kisah film tersebut namun tentu saja nggak seluruhnya. Novel ini tergolong ringan dan mudah dimengerti, nuansa romantis dan percintaan yang selalu ada di tiap fiksi Agnes Jessica pun ada disini. Alur cerita menurut gue biasa saja tapi tidak begitu membosankan, dan seperti biasa Happy Ending. Penggunaan bahasanya sudah cukup menarik untuk saya, mungkin karena seiring berjalannya waktu dan kematangan sang penulis (ceilee bahasanya), novel Agnes Jessica pun semakin baik sekarang ini, tapi tetap ada ciri khas Agnes dalam tulisannya. Dengan 144 halaman sy bisa menyelesaikannya dalam 3 jam :-)